Bogor, Cakrawala.Co- Ibarat ungkapan merebak bagaikan jamur di musim hujan, pas benar ditujukan kepada munculnya sekolah panahan dan ekstra kurikuler panahan di berbagai sekolah di Indonesia.
Di Jakarta, menurut catatan Cakrawala setidaknya terdapat enam latihan memanah, yaitu: Jakarta Archery Klub di Gelora Bung Karno, Faith Archery di Pasarminggu, Al-Fath Archery Club, Tebet Barat, Shoot Archery di Mal Gandaria, Jakarta Islamic Centre Archery Club, The Hub Indonesia, Cibubur.
Sementara di Tangerang Selatan terdapat South City Archery, BSD Archery Club, Anugerah Archery Club. Begitu juga di Bogor ada RISH Archery, Tauhid Archery Club, Bogor Archery Club, Bekasi ada Blue Father Archery Club, Brahmastra Archery Club, Fast Archery Club dan sebagainya. Belum lagi di kota-kota lain, di luar jabodetabek.
Abu Jahra selaku Head Coach di RISH Archery Abu Jahra mengatakan saat ini memang booming untuk Olahraga Panahan hampir di semua daerah.
Belum lagi sudah banyak sekolah yang membuka ekstra kurikuler panahan. Al Kautsar Boarding School, Sekolah Islam Terpadu Auliya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, SMK Gendangsari, Gunungkidul, Yogyakarta, SMA Negeri 12 Berau, Sekolah Islam Atthirah di Sulawesi Selatan adalah contoh-contohnya.
“Hal ini disebabkan fleksibilitas olahraga panahan yang bisa dilakukan usia dini hingga orang yang lanjut usia sekalipun bahkan penyandang disabilitas. Olahraga memanah dapat meningkatkan fokus, ketenangan dan kesabaran,” ujar Abu Jahra kepada Cakrawala, 17 Agustus 2024 melalui Whatsapp.
Anak-anak tahu bahwa ikut olahraga Panahan antara lain ingin berprestasi dan bisa masuk sekolah jalur prestasi. Selain itu, lanjut Abu Jahra ketertarikan mereka pada umumnya dorongan dari hadits Nabi Shalallahu alaihi wa salam.
Keterlibatan atlet panahan juga membuat olahraga ini cepat merebak. Vivi Norvika Hariyantini, seorang atlet panahan nasional asal Kalimantan Barat mengajar ekskul archery kepada anak-anak di Pontianak. Ini dilakukannya untuk mengenalkan olahraga tersebut secara dini.
Seperti dikutip dari Kumparan, sejak dua tahun terakhir, Vivi mulai mengenalkan olahraga archery kepada anak-anak dan menjadi salah satu tenaga pengajar ekskul archery di SDIT Al-Mumtaz.
Dengan potensi besar ini, Abu Jahra pemerintah cukup memberikan fasilitas berupa lapangan khusus untuk olahraga panahan di banyak tempat untuk menampung animo begitu tinggi hingga semangat yang besar ini tersalurkan.***Irvan Sjafari
Source:
https://www.cakrawala.co/sport/77513364892/panahan-merebak-bagaikan-jamur-di-musim-hujan